Program Keluarga Harapan (PKH) adalah salah satu program bantuan sosial yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia untuk membantu keluarga miskin dan rentan agar dapat meningkatkan taraf hidup mereka. Program ini berbasis bantuan tunai bersyarat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat dengan mendorong akses ke layanan kesehatan dan pendidikan.
Bagi masyarakat yang ingin mendaftar sebagai penerima manfaat PKH atau yang sudah terdaftar dan ingin mengecek saldo bantuan mereka, artikel ini akan menjelaskan langkah-langkah lengkapnya.
Apa Itu Program Keluarga Harapan (PKH)?
PKH adalah program bantuan tunai bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan dengan syarat tertentu, seperti kehadiran anak di sekolah dan pemeriksaan kesehatan ibu hamil serta balita. Program ini bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu.
Siapa yang Berhak Mendapatkan PKH?
Agar memenuhi syarat sebagai penerima manfaat PKH, keluarga harus termasuk dalam kategori berikut:
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) – Data ini dikelola oleh Kementerian Sosial dan mencakup keluarga yang dianggap miskin atau rentan.
- Memiliki anggota keluarga yang termasuk dalam kelompok sasaran, seperti:
- Ibu hamil dan menyusui
- Anak usia 0-6 tahun
- Anak sekolah SD, SMP, atau SMA sederajat
- Penyandang disabilitas berat
- Lansia berusia 70 tahun ke atas
Cara Mendaftar Program Keluarga Harapan (PKH)
1. Pastikan Data Terdaftar dalam DTKS
Sebelum mengajukan pendaftaran PKH, pastikan bahwa keluarga Anda sudah terdaftar dalam DTKS. Jika belum terdaftar, Anda dapat mengajukan permohonan melalui:
- Kantor desa/kelurahan setempat
- Dinas Sosial kabupaten/kota
- Aplikasi Cek Bansos yang disediakan oleh Kementerian Sosial
2. Ajukan Pendaftaran ke Pendamping Sosial PKH
Setelah memastikan bahwa data Anda sudah ada di DTKS, langkah berikutnya adalah mengajukan pendaftaran kepada Pendamping Sosial PKH yang bertugas di wilayah Anda. Mereka akan melakukan verifikasi dan memastikan bahwa Anda memenuhi syarat sebagai penerima bantuan.
3. Verifikasi dan Validasi Data
Petugas dari Kementerian Sosial akan melakukan verifikasi data untuk memastikan bahwa calon penerima manfaat memang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Proses ini melibatkan kunjungan ke rumah untuk memastikan kondisi sosial dan ekonomi keluarga.
4. Pengumuman Penerima Manfaat
Setelah proses verifikasi selesai, Kementerian Sosial akan mengumumkan daftar penerima manfaat PKH. Jika Anda dinyatakan lolos, maka Anda akan mendapatkan pemberitahuan resmi dan akan diberikan buku rekening serta Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk menerima bantuan.
Cara Mengecek Saldo PKH
Setelah berhasil menjadi penerima manfaat PKH, Anda dapat mengecek saldo bantuan yang tersedia dengan beberapa cara berikut:
1. Melalui Aplikasi Cek Bansos
Aplikasi Cek Bansos yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial memungkinkan penerima manfaat untuk mengecek status bantuan sosial mereka secara mudah. Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store.
- Login dengan menggunakan NIK dan data yang sesuai.
- Pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan data provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.
- Hasil pencarian akan menampilkan informasi tentang bantuan sosial yang diterima.
2. Melalui Situs Resmi Kementerian Sosial
Anda juga dapat mengecek saldo PKH melalui situs resmi Kementerian Sosial:
- Kunjungi situs https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan data pribadi sesuai KTP (NIK, nama, dan alamat).
- Klik tombol “Cek Data”.
- Hasil pencarian akan menampilkan informasi status kepesertaan PKH dan jumlah bantuan yang diterima.
3. Melalui Bank Penyalur (Bank Himbara)
PKH disalurkan melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara), yaitu:
- Bank BRI
- Bank BNI
- Bank Mandiri
- Bank BTN
Untuk mengecek saldo melalui bank, Anda bisa menggunakan mesin ATM, layanan internet banking, atau aplikasi mobile banking dari bank yang bersangkutan.
4. Melalui Pendamping Sosial PKH
Jika Anda mengalami kesulitan dalam mengakses saldo PKH melalui aplikasi atau situs web, Anda bisa meminta bantuan Pendamping Sosial PKH di desa atau kelurahan tempat Anda tinggal. Mereka akan membantu mengecek status bantuan Anda.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Saldo PKH Tidak Muncul?
Jika Anda mengalami kendala dalam pengecekan saldo atau bantuan belum masuk ke rekening, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
- Pastikan Anda masih terdaftar sebagai penerima manfaat PKH dengan mengecek data melalui aplikasi Cek Bansos atau situs Kementerian Sosial.
- Cek jadwal pencairan dana, karena setiap penerima memiliki jadwal yang berbeda berdasarkan kebijakan pemerintah.
- Hubungi Pendamping Sosial PKH untuk menanyakan status bantuan.
- Datang ke kantor cabang bank penyalur untuk mengecek saldo secara langsung.
Kesimpulan
PKH adalah program bantuan sosial yang sangat penting bagi keluarga miskin di Indonesia. Untuk mendaftar, calon penerima harus memastikan bahwa mereka terdaftar dalam DTKS dan memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah. Setelah terdaftar, saldo bantuan dapat dicek melalui aplikasi Cek Bansos, situs Kementerian Sosial, bank penyalur, atau langsung melalui pendamping sosial PKH.
Dengan informasi yang tepat, penerima manfaat dapat memastikan bahwa mereka menerima bantuan sesuai haknya dan memanfaatkannya dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. Jika Anda mengalami kesulitan dalam pendaftaran atau pengecekan saldo, segera hubungi pihak terkait untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.